Minggu, 18 Mei 2008

Bisikan Hati


Hidup telah mengajarkanku banyak hal. Sangat banyak. Tapi hanya sedikit kumengerti. Sangat sedikit.

Jangan pernah membayangkan hidupmu sebagai sebuah lingkaran, yang hanya bisa digambar dengan bantuan jangka. Bayangkan hidupmu sebagai sebuah persegi. Yang mempunyai empat sisi sama panjang. Yang mempunyai empat sudut sama besar. Tegas, karena punya empat siku. Kau berada di jalur yang lurus, tapi terkadang kau harus berbelok. Bukannya selalu memutar.

Hidup telah mengantarku ke jalan yang harus kulalui. Menuju tujuan yang harus kucapai. Kepada takdir yang telah tertulis. Sampai ke akhir yang selalu menunggu.

Dulu aku bisa berbisik pada nurani. Bertanya di kala sedih. Bercanda di saat bahagia. Dibimbing untuk mengerti makna hidup. Sehingga aku bisa turut serta hadir.

Kini aku sudah tidak peka lagi. Hatiku tumpul kini. Bagai tombak yang berkarat.

Di mana engkau saat ini? Bisakah kau kembali padaku? Ajari aku hidup kembali. Bawa jiwaku yang dulu lagi. Agar aku bisa tersenyum kembali.

Antarkan aku mengarungi lautan kehidupan ini. Karena ombaknya sangat berbahaya.

5 komentar:

Anonim mengatakan...

gw ga setuju untuk kali ini, hidup
tu layaknya lingkaran adanya kala
kita di sudut 45', sudut 30', sudut 60', sudut 90', sudut 0', dll!

tapi ujung lingkaran itu tidak dapat bertemu kembali terputus di derajat 359'!

kenapa? semua masa yang telah dialami tidak dapat diundur kembali, tetapi sekedar untuk dikenang.

ada kalanya senang, sedih, ragu, kosong.

Sedangkan persegipanjang, memiliki
panjang yang lurus, satu horizontal
satunya lagi vertikal.

Hidup manusia tidak mungkin sekonstan itu.

Menanjak terjal, lurus ke kanan, jatuh secara curam dan terakhir jalan lurus ke kiri.

Lakukanlah yang terbaik selama tuhan masih memberi nyawa kepadamu.

tumben ngepostnya sore?

#musuh_sejati#

ghazi mengatakan...

untuk saudara "musuh_sejati" (pepe yah?), mari kita bahas komen anda yang menarik ini.

kalau masalah sudut lingkaran dan sudut persegi itu begini. coba bayangkan anda berjalan di sebuah garis yang berbentuk lingkaran (melingkar). justru gerakan anda konstan juga kan? entah selalu memutar ke kanan atau ke kiri. jd kekonstanan itu gak cuma terdapat di garis lurus. emang agak susah kalau mau dicari bidang 2 dimensi yg benar-benar gak mencerminkan kekonstanan. bahkan bangun sembarang pun punya garis lurus.

jadi apa yg mau saya sampaikan melalui bentuk persegi? mungkin kesempurnaan. knp? semua sisinya sama panjang, semua sudutnya sama besar. lalu gimana dgn bangun segi-n beraturan lainnya? bukannya sisinya jg sama panjang dan sudutnya jg sama besar? persegi berbeda. dia punya empat siku-siku.

bagi saya siku-siku itu menggambarkan ketegasan. kadang juga bisa menggambarkan keangkuhan, keelokan, atau sesuatu yang keras. ini mnurut pandangan saya dan ini sangat pas utk menggambarkan kehidupan.

sedangkan lingkaran bagi saya terlalu lembek untuk menggambarkan hidup yg keras ini. lingkaran terlalu sensitif. jadi saya bilang jgn gambarkan hidup sbg lingkaran. sekali lagi, INI PENDAPAT SAYA PRIBADI.

kalau misalkan pendapat anda tidak sama itu wajar kok. masalah kayak gini kan sangat subjektif. tergantung dari sudut pandang orangnya masing-masing. jd jgn ngerasa salah.

saya baru tahu ternyata posting sore hari enak juga yah, hahaha..

sekian, terima kasih.

salam,

ghazi.

anggara mengatakan...

jgn maksain tiap hari bikin blog..
kalo gak ada ide yaudah jgn dipaksain,
kalo dipaksain malah jadi jelek
tapi blog lo gak ada yg jelek

maaf ya kalo gw sok tau

Anonim mengatakan...

this is my opinion...

hidup tetaplah hidup

sekali lagi hidup adalah pilihan...

lingkaran dan persegi ialah sama hanya 2 dimensi sedangkan hidup adalah multi dimensi tak jelas digambarkan dengan berapa dimensi...


terkadang 2 dimensi, 3 dimensi, 4 dimensi...

hidup tetaplah hidup...

memang bentuk persegi adalah bentuk yang paling tegas...

namun, bagaimana dengan Segitiga sama sisi???

semua sudut nya sama... panjang nya sama... dan yang pasti menggambarkan sebuah ketajaman, dan arah hidup...

Anonim mengatakan...

ternyata semua bangun 2 dan 3 dimensi punya arti masing-masing, yg mewakilkan arti kehidupan.

dr lingkaran kita belajar untuk kembali ke tempat kita berbuat khilaf dan memperbaikinya

dari grs lurus persegi kita belajar untuk mempertahankan apa yg kita anggap benar

yahh, cuma itu intnya hidup ga cuma diliat dr satu sisi, tp dr banyak sisi. ternyata kehidupan ga segampang bangunan matematika. banyak ketidak pastian di dalamnya